Heart Under Blade Blog

Otak Lebih Besar Bukan Berarti Lebih Pintar

Posted on: May 8, 2010

Serangga kecil bisa jadi lebih cerdik daripada hewan besar, walau otaknya hanya seukuran kepala jarum, demikian hasil penelitian yang dimuat di jurnal Current Biology edisi 17 November.

Dari penelitian terdahulu para ilmuwan menemukan bahwa hewan besar mungkin perlu otak yang juga besar karena lebih banyak bagian yang harus dikendalikan. Contohnya untuk menggerakkan otot yang lebih besar maka diperlukan saraf lebih banyak dan lebih besar juga. Namun hal itu tak sejalan dengan kecerdasan.

“Pada otak yang lebih besar seringkali tak ditemukan kompleksitas yang lebih, tapi hanya pengulangan dari sirkuit saraf yang sama. Mungkin ini membantu mengingat detil dari citra dan suara, tapi tak menambah tingkat kerumitan pemikiran,” kata Lars Chittka, profesor pakar bidang indra dan ekologi perilaku dari Universitas Queen Mary, London. “Analoginya dalam bidang komputer, otak lebih besar itu seperti hard-disk yang besar, tapi bukan prosesor yang lebih canggih.”

Argumen mereka sesuai dengan beberapa riset terdahulu yang menyatakan bahwa lompatan kecerdasan manusia jutaan tahun lalu kemungkinan besar bukan karena ukuran semata. Bahkan menariknya, menurut para peneliti lain, ukuran otak manusia malah mengecil seiring evolusi terkini.

Di dunia hewan, perbedaan ukuran otak bisa ekstrim: otak paus bisa berbobot hampir 9 kg, dan berisi lebih dari 200 miliar sel saraf, sementara otak manusia hanya sekitar 1,25 kg hingga 1,45 kg, dan diperkirakan berisi 85 miliar sel saraf. Otak lebah madu malah hanya 1 mg dan sel sarafnya tak lebih dari sejuta.

Meski begitu, Chittka dan koleganya, Jeremy Niven dari Universitas Cambridge berulangkali menemukan penelitian yang membuktikan bahwa serangga mampu berperilaku pintar. Lebah madu misalnya bisa berhitung, mengkategorikan benda-benda yang serupa seperti membedakan anjing atau wajah manusia, memahami konsep ‘sama’ dan ‘beda’, dan membedakan bentuk-bentuk simetris dan asimetris.

Walau perkembangan ukuran otak memang ada pengaruhnya pada kemampuan berperilaku pintar pada hewan, kebanyakan perbedaan ukuran hanya terjadi pada bagian tertentu dari otak. Ini seringkali terlihat pada hewan dengan indra yang lebih tajam, seperti pada penglihatan atau pendengaran, atau kemampuan bergerak dengan akurat.

Para peneliti menuturkan bahwa pemikiran ‘tingkat lanjut’ sebenarnya tak perlu jumlah saraf neuron yang tinggi. Model komputer juga menunjukkan bahwa kesadaran pikiran bisa dihasilkan dengan sirkuit saraf yang sangat kecil, yang secara teoritis muat di dalam otak serangga.

Kenyataannya, model-model komputer ini menyatakan bahwa kegiatan berhitung bisa dilakukan hanya dengan beberapa ratus sel saraf dan hanya beberapa ribu sel saraf cukup untuk menimbulkan kesadaran.(kompas.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

KaLeNdEr!!!

May 2010
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

VoTe Me!!

ArSziP!!

%d bloggers like this: